Jalan Wisata Kawah Gunung Ijen Segera Diperbaiki

Diposkan oleh Muhamad Ali Saifudin di 04.51 . Kamis, 25 November 2010

Label: ,

Perbaikan Jalan Wisata Gunung Ijen Butuh Rp 25 Miliar

 

Wisata Kawah Ijen Banyuwangi

TEMPO Interaktif, Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mengajukan permintaan anggaran ke Pemerintah Propinsi Jawa Timur sebesar Rp 25 miliar. Anggaran itu akan dipakai untuk memperbaiki jalan menuju obyek wisata Gunung Ijen sepanjang 17 kilometer yang kini rusak parah. Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Agus Siswanto, mengatakan, Pemerintah Banyuwangi tidak mampu menanggung anggaran yang dinilai terlalu besar itu.

Apalagi, kata dia, Gunung Ijen menjadi salah satu dari tiga wisata alam yang dicanangkan menjadi ikon pariwisata Pemerintah Jawa Timur. “Selain Gunung Ijen, juga Gunung Bromo dan Plengkung yang jadi andalan wisata Jatim,” kata Agus kepada TEMPO, Selasa (22/11).

Agus menjelaskan, kerusakan jalan menuju Gunung Ijen dari Desa Jambu, Kecamatan Licin hingga Pos Paltuding, Banyuwangi, sudah terjadi sejak 2003 lalu. Kerusakan jalan tersebut mengancam keselamatan pengunjung karena Gunung Ijen dikunjungi ribuan wisatawan asing dan lokal setiap tahunnya. “Apalagi medan jalan juga cukup sulit, menanjak dan curam,” katanya.

Rencananya, perbaikan jalan akan ditingkatkan menjadi kualitas hot-mix. Kalau anggaran cair pada tahun ini, maka perbaikan jalan bisa direalisasikan pada 2011.

Sementara, kata dia, Pemerintah Banyuwangi akan membangun dari aspek wisata pendukung seperti penataan penginapan, rumah makan, dan outlet-outlet souvenir di pinggir jalan.

Namun rencana perbaikan jalan menuju Gunung Ijen ini ditentang sejumlah pemandu wisata. Salah satu pemandu wisata, Kisma Donna, mengatakan, perbaikan jalan akan mengancam zona konservasi di kawasan Gunung Ijen.

Menurut dia, kesadaran masyarakat di Banyuwangi masih rendah untuk menjaga kelestarian alam. “Saya khawatir nantinya satwa-satwa liar dan tanaman langka di kawasan Gunung Ijen akan semakin hilang,” ujar dia.

Donna mengatakan, seharusnya konsep wisata tidak hanya dipandang dari aspek ekonomi melainkan tetap menjaga keseimbangan lingkungan. Karena, kelestarian alam di Gunung Ijen inilah yang menjadi daya tarik bagi wisatawan. Menurut dia, jalan menuju Gunung Ijen tidak akan membahayakan pengunjung apabila ditempuh menggunakan moda transportasi yang sesuai medannya.

Gunung Ijen memiliki kawah terbesar di Asia Tenggara sehingga menjadi salah satu tujuan wisata di Jawa Timur. Saat ini pengelolaan kawasan wisata itu berada di bawah Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) III Jawa Timur.Ika Ningtyas
Sumber Image: Wulandyah
Sumber Berita: Tempo Interaktif

Tentang bamboszone

Blog Pendidikan, Pelatihan dan Bimbingan Belajar
Pos ini dipublikasikan di BERANDA, WISATA LARE OSING. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s